aiCobain

Pasutri Mesum di Depan Anak !!

Posted by Tengku Fahri pada 6 Agustus 2009

Video Porno Keluarga Beredar di Langkat
Kamis, 6 Agustus 2009 | 08:28
Pasutri Mesum di Depan Anak


LANGKAT-DUA pekan terakhir, warga Kecamatan Secanggang dan Tanjung Pura di Kabupaten Langkat, dihebohkan video porno yang beredar dari HP ke HP. Meski ada yang suka, tak sedikit pula yang mengumpat. Sebab adegan seks itu dilakukan di hadapan seorang bocah, yang disyaki anak kedua insan itu.

Munculnya sosok balita di video seks berdurasi 3 menit 54 detik tersebut, jadi adegan yang paling banyak mendapat perhatian orang-orang. Apalagi saat mimik wajah sang bocah yang ketakutan dan menangis, saat melihat tubuh si wanita ditindih pasangan indehoinya.

Dari adegan yang belum diketahui sumber awalnya itu, diduga pemerannya adalah sepasang suami isteri yang membawa serta anak mereka yang masih berusia balita. Diperkirakan, usia kedua pemeran aksi porno yang dilakoni di sebuah ruangan kamar berdinding beton itu masing-masing, pria 39 tahun sedang wanita 35 tahun.

Dalam gambar, si pria yang hanya mengenakan celana pendek hitam itu terlihat duduk santai di atas kasur yang berantakan. Di atas tempat tidur yang berantakan, juga terlihat kain seprai warna merah polos berserakan.

Sesaat kemudian, munculah seorang perempuan yang telah bugil bersama anak kecil. Wanita tersebut langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur dengan posisi tubuh telentang. Seiring itu, si anak kecil yang bersamanya tadi langsung menerkam tubuh si perempuan dan berbaring di atas tubuhnya sambil minum asi.

Ketika si wanita bermain dengan anaknya, pria berkumis yang diyakini sebagai suami perempuan itu, tampak sibuk memegangi kemaluan si wanita sambil membersihkannya dengan sehelai baju.

Ulah pria ini spontan menarik perhatian si anak kecil. Dia langsung duduk di sebelah perempuan berambut sebahu tersebut sambil mengamati ulah si pria. Entah karena bingung atau ingin tahu, si anak kecil itu merapatkan wajahnya ke bagian yang terus diulek-ulek si pria berkumis.

Respon sang bocah disambut tawa wanita yang terus menggeliat-ngeliat di atas kasur. Melihat si pria menciumi alat-alat vital si wanita, sang bocah malah ikut-ikutan menciumi tubuh wanita itu.

Tak lama, pria itu membuka pakaiannya dan langsung berhubungan intim disaksikan si bocah. “Udah sana, sana,” bilang si wanita sambil menarik tangan anaknya ke tepi tempat tidur.

Ketika persetubuhan berlangsung, si wanita kembali berbicara, kali ini dalam bahasa jawa. “Ora ketok pak. Geser kono,” yang maksudnya menyuruh suaminya untuk mengeser posisi karena tidak kelihatan di kamera yang terpasang.

Perintah si perempuan dituruti. Mereka begitu asyik bersenggama, tanpa menghiraukan keberadaan si bocah yang sedari tadi duduk persis di samping kepala wanita itu, sembari tak henti mengamati aksi orang dewasa itu.

Karena si wanita merintih dengan suara yang sedikit tertahan, si bocah jadi ketakutan. Dia menangis dan berulang kali menerkam tubuh ibunya.

Dari gerakannya, sang bocah seperti khawatir melihat ibunya yang ditindih si pria. Mungkin ia mengira, ibunya dianiaya si pria, apalagi mendengar suara rintihan si wanita. Begitu sang bocah menangis histeris, pasangan mesum itu tertawa cekikikan.

Kasat Reskrim Polres Langkat AKP M Jawak ketika dikonfirmasi POSMETRO MEDAN, mengaku belum ada mendapat kabar tentang itu. “Kapan mulai beredarnya? Saya belum tau itu. Di mana aja? Nanti biar saya suruh anggota mengeceknya. Yang pasti, laporan belum ada masuk ke kita (polres-red),” ujar Jawak singkat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 639 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: