
BINJAI-caleg (calon legislatif) terpilih PDIP, Mariono (42), kemarin (26/8) mendatangi kantor KPUD Binjai. Warga Jalan Dr Wahidin, Kelurahan Sumber Mulyo Rejo, Binjai Timur, ini mengadukan intimidasi yang diterimanya dari pria yang mengaku polisi dari Sat Intel Polresta Binjai.
Kedatangan Mariono yang didampingi istrinya, Sariah (38), ingin menjelaskan kepada Ketua KPUD Binjai, Agus Santoso SH MH, dirinya didatangi pria mengaku polisi. Pria itu menuding dirinya menggunakan ijazah palsu dalam proses pencalonan. ia diminta untuk menemui pimpinan partainya yang telah menunggu di kantor PDIP Binjai.
Merasa curiga dengan kehadiran pria itu, Mariono meminta untuk dipertemukan dengan Kasat Intel Polresta Binjai. Lalu, pria yang mengaku polisi itu membawanya ke warung Mbak Moel, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Bandar Senembah, Binjai Barat. Di sana, Mariono bertemu dengan Iptu Y.
Di warung itu, lanjut Mariono yang bercerita pada POSMETRO MEDAN, dirinya dipaksa mengakui telah menggunakan ijazah palsu untuk menjadi Caleg. Kepada Mariono, Iptu Y mengaku telah memeriksa ke sekolah tempat Mariono mengecap pendidikan.
Namun hal itu ditampik Mariono. Ia bersikeras tidak mau menuruti permintaan oknum mengaku polisi itu. “Kalau saya menggunakan ijazah palsu, berarti saya telah menipu orang – orang yang mendukung saya. Dalam masalah ini, apabila saya mempergunakan ijazah palsu, tentu Ketua KPU Binjai juga terlibat. Sementara saya tidak pernah merasa Baca entri selengkapnya »








