aiCobain

Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘kematian’

Demi Rating, Host TV Dalangi Pembunuhan

Posted by Tengku Fahri pada 14 Agustus 2009

Wallace Souza memberikan keterangan pers.

RIO DE JANEIRO  — Seorang pengasuh acara televisi yang kini menjadi anggota legislatif di Brasil dituduh mendalangi serangkaian pembunuhan untuk meningkatkan rating acaranya.
Wallace Souza menjadi host acara TV “Canal Livre”. Namun, ia juga dituduh sebagai gembong narkoba. Kemudian, untuk menaikkan rating acaranya, dia memerintahkan pembunuhan terhadap musuh-musuhnya dari geng lain. Selanjutnya, kamerawannya akan tiba pertama kali di lokasi kejadian.

“Berdasarkan fakta, mereka menciptakan kejadian. Kejahatan dilakukan untuk menaikkan (rating) berita di program itu,” kata Thomas Augusto Vasconcelos, Menteri Intelijen Negara Bagian Amazonas, Brasil, Rabu (12/8).

Souza menolak semua tuduhan. Pengacaranya mengkritik hasil penyelidikan itu. “Semua investigasi yang dilakukan kementerian dan polisi hingga kini tidak menunjukkan bukti teknis,” kata pengacara Francisco Balieiro kepada Brazilian TV.

Para pejabat negara bagian Amazonas mengatakan, Souza menghadapi tuduhan serangkaian tindak kriminal, korupsi, penjualan narkoba, dan kepemilikan senjata secara ilegal. Namun, ia masih bebas karena kekebalannya sebagai anggota legislatif.

Jaksa Agung Negara Bagian Amazonas Otavio Gomes kepada Agencia Folha Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam berita, dunia, informasi, internasional, news | Bertanda: , , , , , | 2 Komentar »

Kapolri Ragu Mayat Noordin

Posted by Tengku Fahri pada 10 Agustus 2009

14:44 | Sunday, 9 August 2009

Sempat Minta Tolong saat Dikepung Densus

TEMANGGUNG-Tersangka teroris yang tewas dalam penggerebekan di Temanggung masih misterius. Pengamat intelijen Dynno Chressbon meyakini tersangka teroris yang tewas dalam penggerebekan itu bukan Noordin M Top. Bahkan, Kapolri Bambang Hendarso Danuri (BHD) juga belum bisa memastikan yang tewas adalah Noordin M Top.

Hal ini bisa dilihat dari bentuk wajah dan grafis yang berbeda dengan grafis sketsa yang disebar dan dipublikasikan oleh kepolisian. “Karakteristik wajah nya berbeda. Sosoknya seperti orang Jawa,” kata Dynno, Sabtu (8/8) sore.
Dynno meyakini hal ini karena telah menyaksikan foto korban tewas tersebut dari sumber di kepolisian. “Kalau mau pastinya kita tunggu pemeriksaan DNA,” kata Dynno yang juga Direktur Lembaga Studi Intelijen dan Keamanan Nasional (SIKNAL).

Kabareskrim Mabes Polri Komjen Susno Duaji juga menyatakan, pihaknya tak mau buru-buru menyimpulkan bahwa jenazah korban tewas adalah Noordinn
Pihaknya masih menunggu tes DNA.

Tes darah ini akan dicocokkan dengan sejumlah keluarga seperti istrinya Arina Rahma dan dua anaknya. Arina disebut-sebut istri Noordin yang dinikahi pada 2005.

Dynno juga menyatakan bahwa tersangka teroris yang tewas di Temanggung hanya satu orang. “Kalau ada berita yang tewas dua, itu tak benar. Hanya satu,” ujarnya.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam berita, hot news, Nasional | Bertanda: , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar »

Jenazah Itu Bukan Noordin M Top !!

Posted by Tengku Fahri pada 9 Agustus 2009

Noordin M Top Dikabarkan Tewas
“Dia belum mati, tes DNA membuktikan bahwa jenazah tersebut bukan Noordin M Top.”

- Polisi dengan kekuatan penuh menggrebek sebuah rumah di Desa Beji, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu 8 Agustus 2009. Polisi menembak mati seorang pria yang berada di dalam rumah tersebut, diduga orang tersebut adalah Noordin M Top, gembong teroris wahid.

Informasi apakah benar yang ditembak mati polisi itu Noordin, tak jelas. Laman berita Al Jazeera memuat informasi bahwa orang yang tewas di Temanggung itu bukan Noordin M Top.

“Dia [Noordin] belum mati, tes DNA membuktikan bahwa jenazah tersebut bukan Noordin M Top,” kata Kepala Pusat Penelitian Kekerassan dan Teroris Singapura, Rohan Gunaratna kepada Al Jazeera.

Gunaratna mengaku mendapatkan informasi sumber yang menginvestigasi kasus ini dan tahu proses pencocokan DNA. “Sepertinya beberapa hari ke depan Noordin akan diburu,” tambah dia, Sabtu 8 Agustus 2009.

Pria diduga Noordin M Top dilumpuhkan dalam waktu belasan jam. Puluhan polisi menggrebek rumah yang diduga jadi persembunyian Noordin dari semua sisi rumah. Tak hanya berondongan peluru, polisi mengebom rumah itu dengan bom berdaya ledak rendah, sampai lima kali.

Pria yang mengaku sebagai Noordin itu lalu terdesak hingga kamar mandi, dan akhirnya tewas dalam kondisi mengenaskan. Seperti dimuat Al Jazeera, saksi mata mengatakan setidaknya dua kantung mayat dipindahkan dari dalam rumah, lalu diterbangkan ke Jakarta.

“Tes DNA [Noordin] tak cocok dengan jenazah yang ditemukan,” kata Gunaratna.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri menolak memastikan teroris yang dibekuk di Beji adalah Noordin. Kepastian, kata dia, baru bisa dikeluarkan setelah ada hasil tes DNA.

Sabtu, 8 Juli 2009,  menerima kiriman foto yang diklaim oleh pengirim sebagai kepala teroris “Noordin M Top”. Foto dengan badan tidak utuh, posisi setengah badan dengan kepala hancur sama sekali tidak ada kemiripan dengan foto dan sketsa Noordin M Top yang selama ini beredar di berbagai tempat.

Dalam foto tersebut, setengah kepala hancur mulai jidat ke belakang. Wajah dengan kulit bersih, kepala agak lonjong, mengenakan pakaian warna biru. Di leher tampak mengenakan kalung warna biru. Bagian leher jenjang, tidak segemuk leher Noordin yang tampak di foto dan sketsa yang beredar.

Pengamat: Kemungkinan Bukan Noordin M. Top

Pengamat intelijen, Andi Widjajanto, menduga orang yang tewas tertembak dalam penggerebekan tim Detasemen Khusus 88 Antiteror di Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu (8/8), bukan Noordin M. Top, gembong teroris paling dicari. Dugaan ini menyusul dilansirnya foto kemungkinan orang tewas itu oleh media. “Di titik ini saya menduga tokoh tertentu yang tertangkap di Temanggung,” kata Andi dalam dialog di Liputan 6 Pagi, Ahad (9/8). “Bisa jadi bukan Noordin M. Top.”

Apalagi, tambah Andi, hanya seorang yang ditemukan tewas di rumah itu. Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Nanan Sukarna menyatakan ada tiga atau empat orang. “Ini sesuatu yang janggal. Kalau itu adalah Noordin M. Top, kecil kemungkinan dia di rumah itu sendirian,” ujar Andi.  Apalagi, orang di dalam rumah itu berteriak dirinya Noordin M. Top, namun tidak melakukan upaya penyerahan diri.

Sebelumnya, Andi menyakini orang yang tewas itu adalah Noordin M. Top. Dugaan itu didasarkan fakta-fakta yang terungkap di media, seperti penggerebekan dilakukan dengan kekuatan penuh. Bahkan, melebihi saat menggerebek Doktor Azahari di Kota Batu, Malang, Jawa Timur, 2005 silam. “Dugaan saya mengarahkan bahwa ini seorang yang sangat penting…kemungkinan besar Noordin M. Top sendiri,” kata Andi

sumber

Ditulis dalam berita, hot news, Nasional, serba serbi | Bertanda: , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar »

Kematian-Kematian yang Aneh

Posted by Tengku Fahri pada 7 Agustus 2009

Kematian Bisa datang kapan aja dan dmna aja..

ni bberapa crita ttg kmatian, cara mati yang dsengaja, atau banyak hal yg gk diinginkan. bisa aja terjadi…………….

———————————————————————————————–

Meninggal karena berniat menggapai bayangan bulan di air

Penyair Cina Li Po (abad VII-VIII Masehi) merupakan penyair terkenal yang gemar mabuk-mabukan. Suatu saat ia sedang mabuk waktu naik perahu melewati sungai Yangtze. Ia melihat bayangan bulan di air. Karena mabuk, ia berusaha menggapai bayangan itu untuk memeluknya, namun gagal. Alhasil ia jatuh ke air dan tenggelam.

Meninggal karena janggut

Hans Steininger merupakan orang Austria yang terkenal karena janggutnya yang terpanjang di dunia. Panjangnya sekitar 140 cm. Pada suatu hari di tahun 1567, terjadi kebakaran yang mengharuskan semua orang lari. Beliau lupa mengikat janggutnya yang panjang. Karena terburu-buru, ia menginjak janggutnya sendiri dan terjatuh. Lehernya patah dan ia pun tewas seketika.

Meninggal karena menahan buang air kecil

Tycho Brahe (1546-1601) adalah seorang ahli astronomi. Pada tahun 1601, ia sedang menghadiri jamuan makan besar yang sangat lama, di Praha (sekarang Ceko). Adat pada masa itu meyakini bahwa kabur di tengah jamuan makan, termasuk untuk buang air, adalah sangat tidak sopan. Akibatnya beliau terpaksa menahan buang air kecil selama jamuan. Kandung kemihnya melebar sampai ambang batas, dan terjadilah infeksi (sistitis) yang fatal. Beliau meninggal 11 hari kemudian.

Meninggal karena tongkat konduktor

Jean Baptiste Lully merupakan konduktor yang memimpin orkestra pada perayaan kesembuhan Louis XIV dari sakitnya pada tahun 1687. Karena terlalu bersemangat, ia menjatuhkan tongkat konduktor tepat pada ibu jari Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam internasional, serba serbi, unik | Bertanda: , , , , | 2 Komentar »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 402 pengikut lainnya.