aiCobain

6 Mahasiswi Merampok Korbannya Ditelanjangi

Posted by Tengku Fahri pada 13 Agustus 2009

Dua dari enam mahasiswi yang menculik dan merampok Elisabeth Boru Sitompul.

Bang, SMS siapa ini bang. Bang, katanya pakai sayang-sayang. Sepenggal bait lagu dangdut remix yang sempat populer itu menggambarkan kegundahan hati Opa (20). Itu pula yang membuat cewek warga Komplek Taman Setia Budi Indah (Tasbi), Medan, itu nekat menculik, menyekap, menganiaya bahkan menelanjangi dan membuang Elisabeth br Sitompul (20) ke kawasan Namorambe, Deli Serdang karena mengirimkan SMS mesra ke pria yang sama-sama mereka cintai.

Opa tak seorang diri. Dia dibantu lima rekannya sesame mahasiswi dari berbagai perguruan tinggi di Medan. Selain menganiaya Lisa, Opa Cs juga melarikan dua hand phone Nokia dan Nexian milik Lisa. Parahnya lagi, pakaian dalam (bra) dan celana dalam (CD) Lisa dirobek-robek.

Peristiwa tragis itu terjadi Senin (10/8) malam lalu. Beruntung, dalam kondisi mulutnya disumpal lakban, Lisa ditemukan warga dan ditolong hingga kasus itu dilaporkan ke Mapolsek Namorambe. Aksi genk mahasiswi ini pun terungkap usai polisi melacak nomor plat mobil yang digunakan 6 mahasiswi itu saat berbuat kejahatan. Alhasil, satu per satu tersangka berhasil dibekuk.

Selain Opa, lima rekannya; Mundi (20) warga Medan, Winda (20) warga https://aicobain.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gifmedan, Dangsia Nasution (21) warga Jl. Bajak IV Medan, Evi Diana (20) warga Jl. Amaliun, dan Ajeng (20) warga Martimbang, diringkus dari rumah masing-masing pada Selasa (11/8) dan kemarin (12/8).

“Motifnya karena cemburu. Seorang pelaku atas nama Opa, punya cowok (M Zulfan alias Ifan-red). Namun pacarnya ini juga punya hubungan dengan korban. Jadi dia merasa cemburu dengan menemukan SMS korban di hape pacarnya. Sehingga dia merencanakan kejahatan ini,” ungkap Kapolsek Namorambe AKP Marluddin SAg didampingi Kanit Reskrim Aiptu Baik Gintings kepada POSMETRO MEDAN, kemarin (12/8).

Dijelaskannya, awal kejadian ini bermula dari kedatangan Mundi dan Winda ke tempat kerjanya Lisa di Gedung Sun Plaza, Jalan KH Zainul Arifin Medan pada Senin (10/8) sore. Di tempat itu, Lisa berprofesi sebagai penjaga salah satu toko di kawasan perbelanjaan elit tersebut. “Korban kenal dengan mereka, sehingga mau diajak dan kemudian pergi bertiga dengan menumpang becak bermotor,” jelasnya.

Tak sampai berjalan lauh, Mundi dan Winda mengajak korban turun dari betor dengan alasan mau melihat mobil temannya yang sedang parkir di pinggir jalan. Lisa tak curiga. Dia percaya bahkan mau diajak naik ke dalam mobil Innova warna hitam BK 1842 HK tersebut.

“Tapi begitu sampai di dalam, korban langsung dibekap. Mulutnya dilakban bahkan semua pakaiannya dilucuti hingga bra dan celana dalamnya dirobek-robek oleh para tersangka,” beber Marluddin. Usai diraunkan-raunkan, korban kemudian dibuang di kawasan yang cukup jauh dari perkotaan, yakni di perkampungan warga Desa Delitua tepatnya di Kecamatan Namorambe, Deliserdang.

“Beruntung ada warga kita bernama Nazib yang melihat saat korban dibuang di pinggir jalan, selain mengamankan korban kemari ia juga masih sempat melihat nomor plat mobil yang dipakai mereka,” jelasnya.

Alhasil, guna mengungkap kasus tersebut, polisi kemudian berkoordinasi ke pihak Samsat Putri Hijau untuk melacak siapa pemilik nomor kendaraan tersebut. “Setelah kita cek ternyata mobil tersebut milik ibunya dari salah satu tersangka yang bernama Opa, jadi saat kita amankan dia ngaku sehingga terungkaplah kasus perampokan ini,” urainya.

Hingga kini, ke-6 mahasiswi itu masih terlihat menjalani pemeriksaan intensif penyidik pembantu Polsek Namorambe. Tampak juga sejumlah barang bukti yang berhasil diamakan polisi yakni sebuah bra warna hitam dan CD warna merah yang sudah robek, anting-anting dan dua lakban yang mengikat tangan dan mulut korban (foto).

Pantauan wartawan, sejumlah keluarga tersangka tampak resah mondar-mandir berada di Mapolsek yang masuk ke wilayah hukum Polres Deliserdang tersebut. Tapi tetap diyakinkan polisi kepada sejumlah wartawan, bahwa usai menjalani pemeriksaan, para tersangka akan langsung dijebloskan ke dalam sel tahanan Polsek. (zulfadli)

Bentrok Pacar Libatkan Ortu

DITANYA siapa pacar Ifan, warga sendiri bingung. Tapi seingat warga, dua bulan lalu, Ifan pernah terlibat sengketa cinta segi tiga. Antara pacarnya yang satu dengan yang lainnya bentrok. Bahkan salah satu orang tua pacarnya nyaris mengamuk di kediaman Irfan.

“Kami gak tau persis jalan ceritanya. Memang dulu di rumahnya pernah ribut masalah cewek. Salah satu ceweknya tak terima diduakan dan akhirnya orang tua si cewek ikut campur,” ucap warga lagi.

Sejak peristiwa itu, Ifan jarang pulang ke kediamannya. Kalaupun pulang jarang terlihat oleh warga. “Di rumah itu yang tinggal kakak dan abangnya. Sedangkan Ifan dan bapaknya jarang terlihat di rumah,” jelas warga.

Warga sendiri baru tahu, salah satu pacarnya diculik dan dibuang dalam kondisi bugil di kawasan Namorambe. Setahu warga, salah satu pacarnya yang berlainan agama memang pernah menjalin hubungan dengan Ifan.

“Memang ada pacarnya yang akan dinikahinya, namun karena si cewek tak mau ikut agamanya, Ifan membatalkan niatnya. Apa mungkin cewek yang bersuku batak bertubuh kecil itu yang diculik itu?” tanya warga curiga. “Kasihan dia. Anaknya baik dan sering datang ke rumah Ifan,” tambah warga lainnya.

Sementara itu, Surya, Kepling X, Desa Helvetia membenarkan, Ifan adalah warganya. “Keluarga mereka sudah lama tinggal di sini. Mungkin mereka orang pertama di kampung ini. Setahu saya, dia anaknya baik. Wajar kalau dia banyak disukai cewek, dia ganteng,” ucap pak kepling.

Di kediaman Ifan tampak sepi. Ifan sendiri menurut warga belum pulang sejak pagi. Akhir-akhir ini mereka jarang melihat pria ganteng itu berjalan di depan rumah mereka. “Kalau memang benar ceweknya yang anak Helvetia, kasihan kalilah dia,” tandas surya.

—————————————

ada2 ajaa…

sumber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: