aiCobain

7 Tahanan Narkoba Poldasu Kabur, Turuni Tembok Pakai Sarung

Posted by Tengku Fahri pada 22 September 2009

https://i1.wp.com/www.mediaindonesia.com/spaw/uploads/images/article/image/20090513_100819_penjara2.jpg

Sabtu, 19 September 2009
LUBUKPAKAM-UNTUK kali kedua, tujuh tahanan yang dibelenggu di RTP Narkoba Poldasu kabur dari sel. Mereka melarikan diri setelah memotong jeruji besi lubang ventilasi, lalu memanjat bangunan menara pengawas di bagian kanan gedung penjara.

Menurut sumber di Mapolres Deliserdang, hal itu terjadi lantaran kelalaian 4 orang petugas keamanan yang saat itu tengah mendapat giliran jaga di RTP Narkoba Poldasu yang berlokasi di Desa Jati Sari, Lubukpakam.

Bahkan menurut sumber terpercaya itu, saat ketujuhnya kabur, keempat petugas yang seharusnya berjaga, sedang tertidur pulas. Karena itu pula, petugas baru mengetahui kaburnya tahanan setelah satu jam berlalu.

Masih dibeberkan sumber, pelarian para tahanan narkoba itu sudah matang direncanakan sebelumnya. Buktinya, para tersangka memiliki gergaji besi yang digunakan untuk memotong trali besi.

Anehnya, dari hasil analisa sumber yang tak ingin namanya disebutkan, karena yang dipotong berupa terali besi, sudah pasti mengeluarkan suara. Tetapi petugas yang berjaga mengaku tak ada mendengarkan suara dimaksud.

Namun saat hal ini ditanyakan, AKP RH Harahap, petugas di sana tak bersedia memberikan keterangan. Alasan dia, yang berhak memberikan keterangan terkait kasus itu hanyalah Dir Narkoba Poldasu.

Pakai Kain Sarung

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Deliserdang AKP Ruruh Wicaksono SiK mengatakan, begitu dapat informasi kaburnya tahanan, pihaknya langsung terjun ke lokasi. Dari hasil penyidikan, mereka menemukan 4 kain sarung yang terikat satu dengan lainnya di balik tembok RTP Narkoba.

Untaian kain sarung itulah yang digunakan para tahanan sebagai alat pegangan menuruni tembok penjara yang tingginya mencapai 3 meter. Sementara untuk menaiki tembok, ketujuh tahanan narkoba itu ternyata juga mengikuti jejak Ridwan (20) tahanan narkoba Poldasu yang juga sukses melarikan diri dari RTP itu pada bulan Mei 2006 lalu.

Kala itu Ridwan juga berhasil lolos dari tembok penjara setelah memanjat menara pengawas bagian kanan RTP Narkoba Poldasu itu.

Usai memotong 3 batang terali besi lubang ventilasi sel tahanan, para tahanan itu pun kabur lewat ventilasi. Begitu berada di luar gedung RTP, ketujuh tahanan bergegas menaiki menara pengawas. Lewat menara itu pula ketujuh tahanan itu berhasil meloloskan diri dari tembok penjara.

Masih kata Ruruh, pihaknya juga tengah membantu mencari ketujuh tahanan narkoba itu. “Sayangnya, hingga kini upaya memburu ketujuh tahanan narkoba itu belum membuahkan hasil,” kata Ruruh.

Kabid Keamanan Dep Hukum dan HAM, Lisnardiati mengatakan, untuk kasus RTP Narkoba Poldasu ini, tidak masuk dalam ruang lingkup pihaknya. “Untuk tahanan narkoba yang di Lubukpakam, itu bukan tanggung jawab kita,” katanya.

Hal itu disebutkan Lisnardiati, lantaran rumah tahanan tersebut belum diserahkan pengelolaannya dari Poldasu ke Dep Hukum dan HAM. “Jadi itu masih tanggung jawab Poldasu. Tapi kalau yang di Siantar, sudah masuk tanggung jawab kita,” katanya.

Satu Tanggapan to “7 Tahanan Narkoba Poldasu Kabur, Turuni Tembok Pakai Sarung”

  1. bironggaul said

    kayak nya ada kerja sama dari petugas yg jaga pd saat itu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: